Look the HMMWV. BAE Systems’ has installed …


Spc. Michael Pendexter uses an air tool to clean the heads of a 6.2 Liter HMMWV engine.
Members of Detachment 1, 262nd Maintenance Company (GS), when not preparing for possible deployment, spend many of their weekend drills at the Combined Services Maintenance facility at River Road doing what they”re in the Delaware National Guard to do: “Turn wrenches and fix stuff.”
CW2 Paul Sharp, Automotive Maintenance Technician, says, “We currently have work in progress on two 6.2-liter diesel HMMWV engines, brought in specifically for training, and a 250 Cummins diesel from a 900 series wrecker.” The wrecker engine is from the 280th Signal Battalion, and will be returned there when work is completed.
The HMMWV engines, when finished, will be returned to the Army supply system, an added benefit to the government, says Detachment Commander CW3 Michael Kitts. “Putting items we service back into the supply system is a cost savings to the government. We get good training and the Army gets a serviceable component in the inventory.” Another bonus, says Kitts:”It’s a key to morale and retention” when mechanics know that their “training aids” will actually be used in vehicles in the future.
“It beats sitting in an armory doing CTT (Common Task Training) all year,” quips Spc. Joe Wingate. “We”re mechanics, we should be doing maintenance. If you’re doing your job every month, it stays fresh in your mind. When you get a mission, you can step right in and get to work.”
Other work in progress this weekend included returning a mothballed 500-amp test station to service for the Fuel & Electric section. The station will be used to test rebuilt starters and alternators.

Spc. Earl Miller and Spc. Chris Sama remove the vibration damper from a 250 Cummins Diesel engine.

Pfc. Ken Rhoads inspects the window of a loader/backhoe as part of a scheduled service.

Spc. Joe Wingate operates a forklift while Sgt. Robert Maloney, left, and Spc. Michael Caricofe mount a 6.2 Liter HMMWV engine in a shipping container for return into the army supply system.

Sgt. Sam Shird and Spc. Sherman Jefferson perform PMCS on a 500 amp test stand.

Spc. Eric Walker removes removes parts from a steam cleaner.

Sgt. George Butler cross-trains Spc. Joe Wingate on parts ordering procedures.

Spc. Ron Gambill, Staff Sgt. Joseph McCrory, and Spc. Chris Sama with a 250 Cummins Diesel Engine.
BSD Serpong sekarang telah memiliki toko airsoft baru di ITC BSD Lt.UG Blok E2 no.22
Bumi Serpong Damai, bagi teman-teman sekalian yang ingin datang dan melihat airsoft dan combat gearnya semua lengkap….
visit in www.jakarta-airsoft.com
Pernahkah anda mendengar kata – kata tentang airsoft ? hmmm…mungkin beberapa pernah dan mungkin ada beberapa juga yang belum pernah…
Disini saya akan sedikit mengulas tentang airsoft yang menurut beberapa orang airsoft itu merupakan suatu barang yang berbahaya dan merupakan sumber kejahatan, tapi menurut beberapa orang airsoft hanyalah mainan yang membutuhkan kedisiplinan dan ketekunan dalam penggunaannya.
Saya salah satu orang yang sedang mendalami dan menggali makna dari airsoft. Dulunya saya sempat berpikir buat “buat apa sih permainan seperti itu ? cuma hamburin duit saja…” tapi setelah saya melihat teman – teman saya yang sedang bermain, saya jadi ingat tentang bagian didalam diri saya yang hilang, sensasi yang dulu pernah saya rasakan ketika saya menjalani DikDas (Pendidikan Dasar Kemiliteran), saya coba mencari cara gimana agar pengeluaran saya tidak kelewat batas akibat memperhatikan hal ini yang kemudian berkembang menjadi hobi. Dalam permainan airsoft ini hal – hal mengenai perbedaan status dan usia hilang, dan berbaur menjadi bentuk persaudaraan atau bisa juga relasi. Untuk legalisasi bagi saya tidak penting selama sipemakai mengerti benar penggunaan dan aturan yang benar dalam membawa dan menggunakan airsoft.
Ada beberapa hal yang amat saya suka dari airsoft, diantaranya :
1. Pengetahuan saya tentang dunia militer bertambah
2. Menjalin persahabat menjadi lebih mudah ( Teman dan sahabat amat susah jaman sekarang…)
3. Membangun pribadi menjadi lebih baik dalam Teamwork, Disiplin, dan Tanggung Jawab
4. Airsoft Community (komunitas airsoft) dapat dijadikan media atau sarana untuk kegiatan sosial atau dalam membantu pekerjaan aparat yang kadang – kadang kekurangan personil, atau tugas sosial aparat lainnya.
Airsoft juga dapat digunakan sebagai olahraga, apalagi kalau suasanany tegang dan memacu adrenalin tanpa sadar kita sudah melakuakn aktifitas layaknya telah berlari sejauh puluhan kilometer, karena jantung, otak, dan energi kita dipacu tuk berpikir dan bergerak dengan cepat dan tepat, sehingga kita tidak gampang dikalahkan lawan.
Mungkin ada beberapa orang yang belum mengerti tentang airosft dan cara penggunaan yang baik dan aman, sehingga mereka terlalu cepat menilai dan mengambil keputusan, saya tidak menyalahkan mereka, hanya menyayangkan perkembangan airsoft dan komunitasnya harus tersendat, mungkin memang kita harus bersabar untuk dapat menerima keadaan ini, tapi saya tidak akan menyerah untuk terus berada dalam dunia airsoft ini (meski dengan modal pas – pasan hehehe…).
(Bagi teman – teman yang sudah baca mohon commentnya yah, mohon maaf jika ada salah kata)

Product Description

